Kolaborasi Nokia dan Mattel melahirkan ponsel flip Barbie edisi spesial, perpaduan sempurna antara teknologi masa kini dan ikon fashion abadi yang akan membuat para penggemar Barbie bernostalgia sekaligus trendi.
Ponsel flip Barbie resmi diluncurkan dengan desain yang berani dan mencolok, mengajak penggunanya untuk melakukan detoks digital. Tanpa adanya aplikasi media sosial, ponsel ini fokus pada fitur-fitur dasar seperti panggilan, SMS, dan kamera sederhana.
GSM Arena melaporkan bahwa Barbie Flip Phone yang diluncurkan oleh HMD bukanlah ponsel lipat seperti yang banyak beredar di pasaran. Sebagai gantinya, ponsel ini merupakan sebuah feature phone atau ponsel basic dengan desain retro yang khas. Dominasi warna merah muda menjadi ciri khas utama dari perangkat ini, Buzztie.
Selain itu, salah satu fitur keunikan ponsel Barbie ini adalah adanya cover yang bisa diganti, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tampilan ponsel sesuai selera. Terdapat dua pilihan desain yang menarik, yaitu motif pusaran warna-warni ala Totally Hair Barbie era 90-an dan desain vintage “menembak hati” yang klasik.
Pengguna bisa menjadikan ponsel Barbie sebagai perpanjangan dari gaya pribadi mereka dengan menambahkan pilihan aksesori yang menarik. Tersedia berbagai pilihan permata berkilau dalam berbagai warna dan ukuran, serta stiker vintage retro yang menampilkan berbagai pose ikonik Barbie.
Ponsel flip Barbie sudah resmi diluncurkan dan tersedia di situs resmi HMD dengan harga 130 dolar AS (sekitar Rp 2 juta). Meskipun demikian, harga dan ketersediaan di setiap wilayah mungkin berbeda.
Global Chief Marketing Officer Human Mobile Devices (HMD), Lars Silberbauer menjelaskan kalau ponsel ini mendorong pengguna untuk meninggalkan ponsel pintar saat ingin lebih sedikit browsing dan lebih bersenang-senang, semuanya dengan bantuan ikon budaya sejati, Barbie.
“Barbie kini semakin populer, dan feature phone terus berkembang semakin kuat – kami menyatukan dua hal brilian,” dikutip dari laman The Sun, Rabu (28/8).
Kolaborasi antara Nokia dan Mattel dalam menghadirkan ponsel flip Barbie ini membuktikan bahwa nostalgia masih memiliki tempat di dunia teknologi modern. Ponsel ini tidak hanya menjadi perangkat komunikasi, tetapi juga sebuah pernyataan gaya hidup yang unik.


