By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Diduga Mendapat Kekerasan Eks Pemain Sirkus OCI Tuntut Keadilan
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > Diduga Mendapat Kekerasan Eks Pemain Sirkus OCI Tuntut Keadilan

Diduga Mendapat Kekerasan Eks Pemain Sirkus OCI Tuntut Keadilan

Published April 24, 2025
811 Views
Share
4 Min Read
Sumber: Gambar hanya ilustrasi
SHARE

Puluhan mantan pemain sirkus OCI direkrut sejak anak-anak, dipisahkan dari orang tuanya dipaksa tampil dalam pertunjukkan sirkus, dan mengalami perlakuan kasar selama bertahun-tahun.

Kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang melibatkan Oriental Circus Indonesia (OCI) kembali mencuat ke permukaan setelah puluhan mantan pemain sirkus, yang sebagian besar direkrut sejak anak-anak melaporkan pengalaman kekerasan, eksploitasi, dan kehilangan identitas kepada Kementerian HAM (Kemenham).

Para korban mengaku dipisahkan dari orang tua sejak usia dini, dipaksa tampil dalam pertunjukkan sirkus, serta mengalami perlakuan kasar selama bertahun-tahun di lingkungan sirkus yang tertutup.

Menyikapi kasus tersebut, Wakil Menteri HAM (Wamenham), Mugiyanto menyatakan negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi warganya dari segala bentuk pelanggaran HAM. Apalagi yang berkaitan dengan hak atas identitas seseorang.

“Yang paling mendasar dalam kasus ini adalah hak atas identitas. Banyak dari mereka bahkan tidak tahu siapa orang tuanya, dari mana asalnya. Ini adalah pelanggaran HAM yang sangat serius,” ucap Mugiyanto saat ditemui usai audiensi bersama para eks-OCI di Kantor Kemenham, Selasa (15/4).

Mugiyanto menegaskan, Kemenham akan segera berkoordinasi dengan Kementerian lain, termasuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pemerintah juga mempertimbangkan pembentukan tim pencari fakta untuk menggali keterangan secara menyeluruh dari para korban maupun pihak-pihak terkait.

Komisi Nasional (Komnas) HAM melalui Koordinator Subkomisi Penegakan HAM, Uli Parulian Sihombing menekankan kasus ini perlu diselesaikan melalui jalur hukum. Komnas HAM sendiri telah lama menemukan sejumlah pelanggaran yang terjadi di lingkungan OCI, terutama terhadap hak-hak anak.

“Terdapat empat bentuk pelanggaran HAM yang kami identifikasi sejak tahun 1997. Di antaranya adalah pelanggaran terhadap hak identitas, eksploitasi ekonomi terhadap anak, tidak terpenuhinya hak pendidikan, dan tidak adanya jaminan sosial serta perlindungan yang layak,” jelas Uli.

Dia menyebut kalau tuntutan kompensasi sebesar Rp3,1 miliar yang diajukan oleh kuasa hukum para korban kepada Taman Safari Indonesia (TSI) belum pernah dipenuhi sampai sekarang.

Pengacara yang mewakili OCI, Muhammad Soleh ikut mengungkapkan praktik kekerasan dan eksploitasi berlangsung dalam waktu yang panjang dan dalam sistem yang sangat tertutup. Salah satu kliennya, Fifi, pernah mencoba melarikan diri dari lingkungan Taman Safari lalu tertangkap oleh pihak TSI, dan mendapatkan perlakuan yang lebih buruk setelah peristiwa tersebut.

“Setelah mendapat berbagai penyiksaan, Fifi akhirnya melapor ke Komnas HAM pada 1997. Komnas HAM pun turun langsung saat itu, tapi sampai hari ini, keadilan itu belum datang,” tegas Soleh dalam sebuah tayangan podcasat di kanal Youtube.

Sementara itu, pihak TSI Group membantah segala keterlibatan dalam kasus ini. Melalui keterangan resminya, Head of Media and Digital TSI, Finky Santika Nh mengatakan tidak ada hubungan bisnis maupun hukum antara TSI dengan para mantan pemain OCI.

“Kami memahami bahwa dalam forum tersebut terdapat penyebutan nama-nama individu. Namun, kami menilai bahwa permasalahan tersebut bersifat pribadi dan tidak ada kaitannya dengan TSI Group secara kelembagaan,” kata Finky.

Dia meminta agar nama dan reputasi TSI Group tidak dikaitkan dengan permasalahan yang bukan menjadi tanggung jawab Perusahaan. Terutama, aduan tersebut disampaikan tanpa bukti yang jelas karena dapat berimplikasi pada pertanggungjawaban hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersikap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang tidak memiliki dasar fakta maupun keterkaitan yang jelas,” tutupnya.

You Might Also Like

Jemaah Pengajian di Kediri Keracunan Makanan

Menkeu Purbaya Tolak Utang Kereta Cepat Ditanggung APBN

Industri Drama China Tembus Cuan Hingga 100 Triliun, Siap Bersaing dengan Drama Korea

Kata “Kapitil” Resmi Masuk KBBI, Sebagai Lawan Kata “Kapital”

WNI Tewas Ditembak di Parkiran Pusat Perbelanjaan AS

TAGGED:kekerasanOriental Circus IndonesiaSirkus
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Diego Yanuar Pelari Indonesia Berhasil Tuntaskan 250 Km di Gurun Sahara
Next Article Harga Emas Antam Tembus 2 Juta Per Gram!
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

National
Hexindo Dukung Pemulihan Pasca Banjir di Sumatra Melalui Bantuan Alat Berat dan Donasi Kemanusiaan
February 3, 2026
782 Views
Internasional
Jepang jadi Negara Teraman di Asia Tahun 2026
February 1, 2026
755 Views
Lifestyle
Indonesia jadi Negara Termalas Jalan Kaki di Dunia
January 31, 2026
762 Views
Lifestyle
Bayu Ristanto, Ilmuwan Indonesia yang Namanya Diabadikan Sebagai nama Asteroid
January 30, 2026
749 Views
LifestyleTechnology
Developer AS Bangun Aplikasi Media Sosial Khusus Pemancing Agar Bisa Identifikasi Hasil Tangkapan
January 30, 2026
762 Views
Internasional
Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO
January 30, 2026
751 Views
Lifestyle
Kolaborasi Crocs dan Lego yang Luncurkan Sandal Berbentuk Brick Lego
January 30, 2026
747 Views
Technology
Program TV Buatan AI Tuai Kontroversi
January 30, 2026
776 Views
Sports
Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Kejuaraan BWF 2026
January 30, 2026
719 Views
Lifestyle
Peneliti Menemukan Ada Kemungkinan Alien Berkomunikasi Seperti Kunang-kunang
January 30, 2026
763 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.4k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.3k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

National

Potret Deretan Rumah Gedong Milik Pedagang Bakso di Wonogiri

January 6, 2024
National

Setelah Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa, BGN Perketat Pengantaran Wajib Diluar Sekolah

December 18, 2025
National

Copot Pelat Kendaraan Bakal Didenda Rp500 Ribu

January 6, 2023
National

Wagub DKI: Semua Tempat Prostitusi di Jakarta Akan Kami Tutup!

September 27, 2022

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up