By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Amerika Serikat Mendarat Lagi di Bulan Setelah 52 Tahun
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > Lifestyle > Technology > Amerika Serikat Mendarat Lagi di Bulan Setelah 52 Tahun

Amerika Serikat Mendarat Lagi di Bulan Setelah 52 Tahun

Published March 8, 2024
855 Views
Share
2 Min Read
Sumber: Gambar hanya ilustrasi
SHARE

Odysseus, robot pendarat yang dibuat oleh perusahaan Intuitive Machines, sukses mendarat di dekat kutub selatan Bulan pada Kamis (22/2) malam CST atau Jumat (23/2) pagi.

Pendaratan ini, dikutip dari Space, dinilai membuat setidaknya dua catatan. Pertama, jadi yang pertama kali buat pesawat ruang angkasa swasta mendarat di Bulan.

Kedua, juga yang pertama kali buat AS kembali mendarat di Bulan setelah terakhir kali misi Apollo 17 melakukannya pada Desember 1972 alias 52 tahun lalu.

“Sungguh suatu kemenangan! Odysseus telah berhasil mencapai bulan,” kata Direktur NASA Bill Nelson dalam pesan video.

“Prestasi ini merupakan lompatan besar bagi seluruh umat manusia. Ikuti terus!”

Bulan sering menjadi sasaran pesawat luar angkasa Amerika pada 1960-an dan awal 1970-an, Buzztie. Dorongan ini tidak sekadar karena keingintahuan ilmiah.

Mendaratkan astronot di Bulan dipandang sebagai keharusan keamanan nasional, yang adalah sebuah cara untuk menunjukkan keunggulan teknologi atas saingan negara tersebut pada Perang Dingin, Uni Soviet.

AS sudah menempatkan 12 astronot di permukaan Bulan dalam enam misi Apollo dari 1969 hingga 1972.

Dengan kemenangan dalam perlombaan ke bulan atas Uni Soviet, NASA diarahkan untuk fokus pada tujuan lain untuk program penerbangan luar angkasa manusia, terutama pengembangan dan pengoperasian program pesawat ulang-alik.

AS kemudian meluncurkan sejumlah robot penjelajah bulan setelah era Apollo. Misalnya, Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA yang bermata tajam yang mengelilingi bulan sejak 2009.

Namun, meskipun ada beberapa insiden, kembali ke permukaan Bulan bukan jadi prioritas, setidaknya sampai saat ini. Pada Desember 2017, Presiden AS saat itu Donald Trump memerintahkan NASA untuk mengembalikan astronot ke Bulan dalam waktu dekat.

Arahan ini memunculkan program luas dan ambisius yang disebut Artemis, yang bertujuan untuk membangun kehadiran manusia dalam jangka panjang dan berkelanjutan di dan sekitar Bulan pada akhir 2020-an.

Misi ke Bulan ini bakal jadi pijakan untuk mengirim astronot ke Mars pada akhir 2030-an atau awal 2040-an.

You Might Also Like

Meta Perkenalkan Gelang Pintar yang Bisa Kendalikan Mouse dan Keyboard

Dua Siswi SMAN 2 Cilacap Buat Alat untuk Mendeteksi Keracunan MBG

LINE akan Berhentikan Layanan Split Bill Mulai Akhir Juli 2025

AI Baru Buatan Induk ChatGPT Bisa Ambil Alih Komputer Pengguna

Dukung Mobilitas Elektrik, Detroit Kembangkan Jalan Wireless Charging

TAGGED:Amerika SerikatBulanMendarat di bulan
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Orang Indonesia Makin Doyan Beli HP Mahal
Next Article Serigala Mutan di Chernobyl Berkekuatan Super
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

National
Optimalisasi Pemulihan Pasca Bencana, Hexindo Bersama Mitra Kerja Hadirkan Carrier Dump Morooka di Pidie Jaya
March 11, 2026
720 Views
Lifestyle
GoStudy International Dukung Aspirasi Akademik Pelajar Indonesia Buka Akses ke Universitas Unggulan di UK dan Irlandia
March 3, 2026
706 Views
Uncategorized
Meta Buat AI untuk Mengelola Akun Sosial Media Orang yang Sudah Meninggal
March 2, 2026
698 Views
Lifestyle
2026 Jadi Tahun Aurora Paling Terang Dalam 11 Tahun Terakhir
March 2, 2026
697 Views
National
Indonesia Dinobatkan Menjadi Negara Paling Gemar Tidur di Dunia
March 2, 2026
691 Views
Lifestyle
Fenomena Februari 2026 Perfect Kalender Jadi Bulan dengan Penanggalan Terapih
March 2, 2026
704 Views
Lifestyle
Theresa Kusumadjaja Jadi Perempuan Indonesia Pertama yang Raih Nominasi Grammy
March 2, 2026
708 Views
Entertainment
Niki Jadi Artis Indonesia Pertama yang Tembus 6 Miliar Streaming di Spotify
March 2, 2026
702 Views
NationalTechnology
Pengusaha Asal Malaysia Beli Domain ai.com di Tahun 1993 Seharga Rp200 Ribu, Kini Laku 1,1 Triliun
March 2, 2026
704 Views
National
Lapangan di Desa Karanganyar Tunai Sorotan Karena Pakai Rumput Asli dengan Kualitas Unggulan
March 2, 2026
705 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.4k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.3k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

Technology

Startup asal Amerika Serikat, Rancang Hotel Pertama di Bulan Mulai Buka Tahun 2032

January 22, 2026
Technology

Jepang Punya Aplikasi Kencan yang Bisa Nikah dengan AI

July 24, 2024
Technology

Google Resmi Mengubah Logonya

May 17, 2025
Technology

Developer AS Luncurkan Aplikasi Kencan Khusus Perempuan yang Dapat Mereview Laki-laki

August 3, 2025

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up