Shopee Indonesia lagi melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) gede-gedean nih, Buzztie! Turns out, the wave of layoffs at start-up is not over yet.
Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menjelaskan Shopee Indonesia harus melepas sejumlah karyawannya.
Dalam keterangan resmi, Shopee Indonesia tidak merinci berapa jumlah karyawan yang terdampak PHK. Namun, Shopee Indonesia disebut berencana mem-PHK sekitar 3 persen dari total 6.232 orang karyawan.
This decision is the last step that must be taken, after making adjustments through several changes to business policies.
Menurut laporan finansial kuartal-I 2022, Sea Group, induk perusahaan Shopee, mencatat kerugian bersih senilai 931 juta dolar AS atau sekitar Rp 13,9 triliun. Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding total kerugian pada periode yang sama tahun sebelumnya di angka 433 juta dolar AS atau sekitar Rp 6,49 triliun.
Kabarnya, kerugian ini disebabkan oleh performa bisnis Shopee yang kurang baik di beberapa negara. Seperti, pemblokiran game Free Fire (Garena) di India hingga pemberhentian operasi Shopee di beberapa negara Eropa dan Amerika Latin.
This news is not too shocking after all, karena secara global Shopee sudah melakukan PHK di berbagai negara dan kabar ini sudah beredar sejak Juni lalu.
But, Shopee make sure kalau mereka akan memberikan appropriate compensation berupa one month salary dan asuransi kesehatan perusahaan hingga akhir 2022.
Besides, Shopee ensures that this step will not affect business operations and services to all sellers, buyers and partners in Indonesia at all.


