Dalam platform media sosial Instagram maupun X (yang dulu dikenal sebagai Twitter), netizen banyak mengunggah foto semangka dengan menggunakan kata-kata penuh dukungan pada Palestina.
Di Instagram, yang dikenal sebagai platform visual, banyak warganet yang mengunggah gambar semangka – baik melalui Instagram post maupun Instagram story, Buzztie.
Tagar #semangka sudah disertakan dalam 97,8 ribu unggahan. Mayoritas berisi dukungan terhadap Palestina.
Beberapa selebritis dan influencer Indonesia seperti Atta Halilintar, Ratu Annisa, dan Teuku Wisnu juga menggunakan gambar semangka dalam unggahan mereka.
Influencer Raffi Ahmad dan istrinya, Nagita Slavina, mengumumkan melalui akun @raffinagita1717 bahwa mereka akan menggalang donasi bagi Palestina sembari menyertakan foto salat berjamaah disertai tulisan “We Pray We Care” dengan huruf A diganti gambar semangka.
Dikutip dari berbagai sumber, semangka pertama kali digunakan sebagai simbol negara Palestina setelah Perang Enam Hari pada 1967 – ketika Israel bertempur dengan negara-negara tetangga, termasuk Mesir, Suriah, dan Yordania.
Untuk mengakali larangan itu, warga Palestina mulai menggunakan buah semangka yang mereka potong menjadi segitiga karena menyerupai bendera mereka yang mengandung warna-warna merah, hitam, putih dan hijau.
Pada 2007, seniman Palestina, Khaled Hourani, memperkenalkan karya seninya ‘Semangka’ sebagai kontribusi pada buku Atlas Subjektif Palestina.
Tindakan ini menginspirasi banyak seniman lain untuk menciptakan karya seni dengan menggunakan simbol semangka sebagai sarana untuk mengekspresikan solidaritas terhadap Palestina.
Bahkan, pada 2022, The Sachs Program for Arts Innovation dari Universitas Pennsylvania memberikan penghargaan pada proyek seni berjudul Watermelon Book (Buku Semangka) yang berisi karya dari para seniman, penulis, dan pemikir dari Palestina.
Kini, di era media sosial, saat penyebaran konten Palestina kerap kali disensor termasuk bendera Palestina, gambar irisan semangka semakin sering digunakan kalangan pro-Palestina.


