By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: PSSI Didenda FIFA Karena Teriakan Diskriminatif Suporter Indonesia Ke Bahrain
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > Sports > PSSI Didenda FIFA Karena Teriakan Diskriminatif Suporter Indonesia Ke Bahrain

PSSI Didenda FIFA Karena Teriakan Diskriminatif Suporter Indonesia Ke Bahrain

Published May 19, 2025
782 Views
Share
4 Min Read
Sumber: Gambar hanya ilustrasi
SHARE

Akibat teriakan bernuansa diskriminasi kepada tim nasional Bahrain, PSSI mendapat teguran sekaligus sanksi dari FIFA. Hukuman itu menunjukkan PSSI wajib meningkatkan edukasi kepada pendukung skuad ”Garuda” agar kejadian serupa tidak terulang yang dapat kian merugikan bagi jalan Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif PSSI, mengatakan, PSSI dijatuhi hukuman berdasarkan surat bernomor FDD-23338 merujuk Pasal 15 Kode Disiplin FIFA (FIFA Disciplinary Code) tentang diskriminasi. PSSI menerima surat itu pada Sabtu (10/5).

”PSSI harus bertanggung jawab atas perilaku diskriminatif suporter pada laga Indonesia menghadapi Bahrain, 25 Maret lalu. FIFA didasari laporan sistem pemantauan mereka. Berdasarkan laporan itu, FIFA menyatakan suporter Indonesia paling aktif di tribune utara dan selatan meneriakkan slogan xenofobia (kebencian pada orang asing),” ujar Arya, Minggu (11/5), di Jakarta.

Dalam laporan itu, FIFA secara detail menyebut terikan bernada xenofobia kepada Bahrain tercipta pada sekitar menit ke-80. Penonton di sektor 19 menjadi sisi yang paling terdengar melakukan pelanggaran diskriminatif itu.

”PSSI harus membayar denda hampir setengah miliar rupiah atau Rp 400 juta. PSSI juga harus mengurangi sekitar 15 persen kursi tersedia di tribune utara dan selatan pada laga kandang selanjutnya,” kata Arya.

Meskipun ada pembatasan jumlah suporter itu, Arya mengungkapkan, FIFA juga masih membuka peluang bagi PSSI untuk tetap menggunakan jatah kapasitas 15 persen suporter itu untuk kelompok antidiskriminasi, seperti suporter keluarga, pelajar, dan perempuan.

Selain itu, PSSI juga wajib membentangkan spanduk edukasi antidiskriminasi. Aturan itu berlaku pada gim kandang pamungkas Indonesia pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra China, 5 Juni.

Hukuman Kode Disiplin FIFA yang dijatuhkan kepada PSSI tercantum pada Pasal 13, bukan Pasal 15 seperti disebut Arya. Dalam Pasal 13 berkaitan dengan diskriminasi terdapat poin 2 (a) yang mencantum hukuman terhadap diskriminasi itu ialah pembatasan jumlah penonton dan denda setidaknya 20.000 franc Swiss. Besaran denda itu setara Rp 400 juta.

Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali mengatakan, masalah suporter selalu terulang di sepak bola Indonesia. Dalam kaitan kualifikasi Piala Dunia, Indonesia terakhir kali dihukum akibat ulah suporter pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, September 2019.

Puncaknya, masalah suporter meledak pada Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022. Justru 954 hari berselang, Kanjuruhan kembali menjadi laga kandang Arema FC menghadapi Persik Kediri di BRI Liga 1 2024-2025, Minggu ini.

”Sanksi dari FIFA merupakan fenomena gunung es betapa suporter Indonesia belum teredukasi dengan baik. Bukan cuma di lapangan, pada ranah media sosial, suporter Indonesia pun dikenal barbar karena gemar melakukan bullying hingga perilaku rasis,” tutur Akmal.

Ia menambahkan, ”Hukuman FIFA adalah tamparan keras bagi PSSI untuk membina dan mengedukasi suporter yang merupakan bagian dari ekosistem sepak bola yang harus mendapat pembinaan secara terstruktur, sistematik, dan masif. PSSI harus memaksimalkan peran Departemen Pemberdayaan Suporter dan Fan Engagement (DPSFE) yang berperan membina suporter tentang nilai-nilai baik dalam sepak bola, lalu memfasilitasi suporter yang ingin membentuk organisasi.”

Selain adanya DPSFE di dalam PSSI, Akmal juga mengingatkan dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Dalam UU No 11/2022 terdapat aturan untuk memberikan ruang khusus suporter, membahas hak serta kewajiban suporter, hingga kewajiban kelompok suporter berbadan hukum.

”PSSI harus memahami pentingnya peran suporter dalam sepak bola. Mereka tidak hanya berperan sebagai penonton, tetapi juga bagian penting dalam perkembangan sepak bola nasional,” ucapnya.

You Might Also Like

Shin Tae-Yong Bekerja Sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan

Buntut Konflik Kamboja-Thailand, Kamboja Tarik Semua Atlet dari SEA Games 2025 Thailand

Indonesia akan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Esports

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026

Bali Jadi Tuan Rumah Pembuka Olahraga Ekstrem, Red Bull Cliff Diving World Series 2026

TAGGED:BahrainDidendaDisriminatifFIFA
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article 13 Warga Sipil Meninggal Dunia Akibat Pemusnahan Amunisi TNI
Next Article Sun Life Indonesia Hadirkan Energi Positif Lewat Olahraga Basket dan Edukasi Gizi di Sekolah
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

TANDA PENGENAL BIRU
LifestyleNational
SUNNY KIDS LUNCURKAN TANDA PENGENAL BIRU (BANTUAN INKLUSIF DI RUANG UMUM), DORONG RUANG PUBLIK YANG LEBIIH INKLUSIF DAN PENUH EMPATI
June 5, 2026
133 Views
Internasional
LIXIL Kembali Gelar LADC 2026: Kompetisi Bergengsi Arsitektur Indonesia
May 23, 2026
100 Views
Lifestyle
Definisi Baru Kemewahan Kamar Mandi: LIXIL Hadirkan Showroom Manzio @313 di Surabaya
May 21, 2026
761 Views
Lifestyle
A-Level & IGCSE di UK dan Ireland Jadi Jalur Favorit Siswa Indonesia Menuju Kedokteran Hingga Seni di Kampus Top Dunia
May 13, 2026
890 Views
Lifestyle
Solusi Tekanan Air Rendah: WizFlo Hand Shower dari American Standard
May 11, 2026
96 Views
Internasional
Harga LPG Non Subsidi Kembali Alami Kenaikan
May 6, 2026
767 Views
National
Siap-siap, Kendaraan Listrik akan Dikenakan Pajak
May 6, 2026
747 Views
Internasional
Inggris Resmi Setujui RUU yang Larang Penjualan Rokok untuk Generasi 2009 ke Atas
May 6, 2026
746 Views
National
UU PPRT Resmi Disahkan, Kini Pekerja Rumah Tangga dapat Perlindungan Hukum dan Jaminan Sosial
May 6, 2026
760 Views
Lifestyle
Hammersonic Fest Resmi Jadi Private Festival, Tiket akan Di-Refund 100%
May 6, 2026
743 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.3k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.1k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.4k Views

Baca berita lainnya

Sports

Timnas India Menang Women’s SAFF U19 Championship Melalui Lempar Koin

February 22, 2024
Sports

Viral Atlet Menembak Korsel Kim Yeji Tampil Keren di Olimpiade Paris 2024

August 8, 2024
Sports

Megawati Hangestri Tidak Perpanjang Kontrak, Ingin Fokus Merawat Sang Ibu

April 15, 2025
Sports

FIFA Dinilai Gagal, Penonton Piala Dunia Antar Klub Sepi

July 3, 2025

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up