Penyebab Japan Airlines bertabrakan dan terbakar di landasan pacu Bandara Haneda, Tokyo, pada Selasa (2/1) akhirnya terungkap, Buzztie.
Kementerian Transportasi Jepang pada Rabu (3/1) merilis transkrip komunikasi antara menara pengontrol lalu lintas udara Bandara Haneda dengan pesawat Japan Airlines dan pesawat Penjaga Pantai Jepang yang terlibat dalam kecelakaan.
Nah, menurut transkrip resmi komunikasi kontrol lalu lintas tersebut, pesawat Penjaga Pantai Jepang itu ternyata belum diizinkan untuk lepas landas.
Pesawat tersebut hanya diinstruksikan untuk “taxi to holding point” atau berjalan pelan ke jalur tunggu, bukan memasuki landasan pacu.
Berdasarkan transkrip dari Kementerian Transportasi Jepang, kontrol lalu lintas udara Bandara Haneda sudah memberikan izin kepada pesawat penumpang Japan Airlines penerbangan 516 untuk mendarat di landasan pacu 34R pada pukul 17.43.26 waktu setempat.
Tapi, transkrip tersebut tidak menunjukkan persetujuan lepas landas yang jelas untuk pesawat Penjaga Pantai Jepang. Saat itu, kontrol lalu lintas udara Bandar hanya menginstruksikan pesawat tersebut untuk “taxi to holding point” sekitar pukul 17.45.11 waktu setempat.
Sekitar dua menit kemudian, pesawat Japan Airlines bertabrakan dengan pesawat Penjaga Pantai di landasan pacu, menurut catatan waktu pada video pengawasan bandara.
Menteri Transportasi Jepang Tetsuo Saito mengatakan, kecelakaan fatal terjadi ketika Japan Airlines menabrak pesawat Penjaga Pantai setelah mendarat di landasan pacu, mengakibatkan pesawat tersebut terbakar hebat.
Semua penumpang dan kru pesawat Japan Airlines yang berjumlah 379 orang berhasil dievakuasi dengan selamat.
Tapi, lima dari enam awak pesawat yang berada di pesawat Penjaga Pantai yang lebih kecil itu tewas.
Menteri Transportasi Saito mengatakan kepada wartawan pada Rabu bahwa insiden tersebut “masih diselidiki” dan langkah selanjutnya adalah mendengarkan rekaman audio percakapan antara pilot penjaga pantai dan menara pengawas penerbangan.
Dia menambahkan, Kementerian Transportasi akan mengambil setiap tindakan pencegahan untuk mencegah kecelakaan seperti itu terjadi lagi.


