Buzztie! Baru- baru ini ada berita soal Mbanking BCA yang muncul pop up virus. Nah Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja buka suara nih soal itu. Dia negasin soal itu semua bohong alias hoaks. Jahja ngaku bingung sama kabar ini 2 hari berturut-turut. Sehari kejadian virus pop up, BCA juga katanya kasih fasilitas gratis biaya transfer antar-bank, pake syarat nasabah ngeklik tombol ‘sign up’.
Kata Jahja ngeklaim kalo sistem keamanan Mbanking BCA udah canggih. Karena BCA gunain sistem keamanan PIN yang dikombinasiin sama face biometric.”Jadi kalau Anda misalnya coba mengambil alih mobile phone orang waktu face biometric melihatnya seperti bukan wajah anda, nggak diterima, jadi kita aman. Kecuali orang itu sendiri yang melakukan di handphone sendiri maka biometricnya sudah bilang yes sudah ganti handphone ya itu diterima ” katanya.
Hera bilang dia udah ngelakuin cek sama data yang diklaim beredar itu beda sama data yang puzztienya BCA. Dia mastiin BCA udah selalu ngelakuin pengamanan data sama nerapin strategi standar keamanan secara berlapis dan juga mitigasi risiko yang diperluin buat jaga keamanan data sama transaksi digital nasabah. Sebelumnya, Hera juga minta nasabah kalo dapet informasi mencurigakan atau pake atas nama BCA bisa langsung hubungin kantor cabang setempat atau contact center langsung HaloBCA sama aplikasi HaloBCA.
Buzztie jadi gaperlu khawatir nih karena semua ternyata cuma hoaks ajaa.


