Rayyan Arkan Dikha, bocah yang viral karena tarian “aura farming” di atas perahu Pacu Jalur, akan semakin mendunia. Ia dijadwalkan menggelar tur meet and greet di Dubai, mulai bulan depan, Buzztie.
Sejak terkenal berkat tren aura farming di media sosial, bocah yang sering kali dipanggil Dikha itu menerima banyak undangan tampil, termasuk dalam acara penutupan Piala Presiden dan stasiun televisi swasta di Jakarta. Hingga akhirnya ia menjadikan Pacu Jalur semakin populer.
Terbaru, diumumkan oleh akun Instagram @officialboatkid, bocah Pacu Jalur tersebut rencananya akan mengunjungi Dubai mulai akhir Juli hingga Agustus mendatang.
Selama di Dubai, selain meet and greet, Rayyan juga akan menampilkan tarian Pacu Jalur yang kini semakin ikonik dan populer di dunia maya.
Terlepas dari ketenarannya, dalam sebuah unggahan, ibu Rayyan mengatakan jika ia anaknya sudah mulai merasakan tekanan dari padatnya jadwal sejak Rayyan viral dan menjadi ‘bintang’ hanya dalam sekejap di media sosial.
Sang ibu, Rani Ridawati, mengaku jika anaknya mulai kelelahan sejak mendapat banyak undangan. Sehingga, kondisi kesehatan anaknya menjadi hal utama yang diperhatikan untuk menerima undangan, terlebih untuk acara yang diadakan di luar negeri.
Sebagai informasi, ini bukan pertama kalinya ia diundang ke Dubai. Bocah berusia 11 tahun tersebut juga mendapat tawaran tampil di Dubai oleh sebuah perusahaan Uni Emirat Arab, pada 14 Juli 2025 lalu. Bahkan seluruh biayanya ditanggung oleh pihak perusahaan tersebut.
Sebelumnya, bocah Pacu Jalur tersebut juga diangkat menjadi Duta Pariwisata oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid. Ia bahkan mendapat beasiswa pendidikan hingga Rp20 juta.
Bukan cuma Rayyan, rapper di balik tren musik “Young Black and Rich”, Melly Mike juga akan datang ke Indonesia dan tampil di Festival Pacu Jalur 2025. Acara ini akan diadakan di Kuantan Singingi, Riau, pada 20-24 Agustus 2025 nanti.
Menurut Ketua Panitia dari Festival Pacu Jalur, Werry Ramadhana Putera, Melly datang ke Riau atas inisiatif pribadinya bahkan rela menanggung biaya sendiri. Pihak panitia pun hanya menyediakan fasilitas teknis.


