Pengguna berbayar di Twitter (Twitter Blue) kini bisa menulis kicauan (tweet) lebih panjang. kalau karakter maksimal Twitter Blue sebelumnya adalah 10.000 karakter, kini mereka bisa nge-twit hingga maksimal 25.000 karakter.
“Kami telah meningkatkan cuitan long form, meningkatkan batas karakter dari 10.000 menjadi 25.000 karakter. Nikmati NoteTweet (twit longform) dan selamat mengirim cuitan,” jelas Prachi Poddar, salah satu karyawan divisi layanan Twitter, Selasa (20/6).
Banyaknya karakter twit yang ditawarkan Twitter Blue juga memungkinkan pengguna menulis cerpen atau cerita pendek dalam satu unggahan. Hanya saja, pembaca harus menggulir layar beberapa kali supaya bisa membaca tulisan dari awal sampai akhir.
Di Indonesia Twitter Blue versi web dipatok dengan harga Rp 120.000 per bulan, atau Rp 1,25 juta per tahun. Sedangkan pengguna Android dan iOS dikenakan biaya langganan Rp 165.000 per bulan.
Selain menambah jumlah karakter, Twitter juga memperkenalkan fitur baru. Fitur tersebut dapat menambah gambar di sela-sela tulisan long form (inline image). Jadi, twit yang diunggah tidak hanya berbasis teks saja, tetapi juga bisa menyelipkan visual tambahan.
Dengan pembaruan tersebut, unggahan yang dibagikan kreator bakal mirip seperti artikel atau blog pribadi. Saat menggulir twit long form, pembaca bisa memiliki sensasi interaktif yang lebih tinggi ketimbang membaca tulisan saja.
Fitur inline image tengah digelontorkan secara bertahap ke pengguna berlangganan. Seluruh pengguna Twitter Blue seharusnya sudah dapat mengakses fitur menambah gambar di akhir minggu ini.
Meski dua fitur baru di atas hanya bisa diakses oleh pengguna berbayar, pengguna reguler bisa tetap membaca atau mengakses cuitan yang diunggah oleh Twitter Blue. Tapi, perombakan ini tampaknya cukup merepotkan bagi pembaca.
Bila pengguna Twitter Blue mengirim twit longform, lalu pengguna lain ingin membaca, ia harus mengeklik “See More” untuk melihat keseluruhan konten. Ketika mengeklik “See More”, sistem akan mengantar pengguna beralih ke halaman khusus untuk membaca keseluruhan konten. Jika selesai membaca, pengguna harus kembali lagi ke timeline untuk melihat atau membaca konten lain.
Bagaimana menurut kalian, Buzztie?


