Wajah dunia penerbangan Indonesia resmi naik kelas dalam daftar World’s Top 100 Airports. Ajang bergengsi World Airport Awards 2026 yang digelar Skytrax di London (18/3), menempatkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di peringkat ke-22 dunia.
Sementara untuk level Asia, Bandara Soekarno-Hatta naik tiga peringkat dan mengamankan posisi ke-8 dalam daftar bandara terbaik. Tidak sendirian, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pun ikut meroket lima tangga ke posisi 67 dunia.
Apa yang membuat dunia mulai melirik infrastruktur konektivitas udara Indonesia?
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari transformasi besar-besaran yang dimulai sejak 2024.
Strategi ini menyasar tiga pilar utama: Premises (fasilitas), Process (kolaborasi sistem), dan People(standar pelayanan personel).
“Kami berkomitmen menjadikan bandara sebagai wajah kebanggaan bangsa. Transformasi ini berjalan tepat sasaran berkat dukungan semua pihak dan kultur customer-centric yang kami perkuat,” ujar Pahlevi..
Di Bandara Soekarno-Hatta, perubahan fisik terlihat nyata. Beberapa titik krusial yang mendongkrak penilaian penumpang global. Antara lain Terminal 1C kini tampil dengan wajah baru yang memadukan desain modern dan sentuhan tradisional Indonesia. Kemudian proses beautifikasi Terminal 3 yang membuat area ini lebih estetis dan nyaman bagi travelers.
Sedangkan Terminal 2F merupakan terminal khusus Haji dan Umrah yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Terminal ini memberikan layanan lebih spesifik dan terorganisasi dengan baik. Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai melakukan optimalisasi pada akses jalan, penambahan taman air, hingga pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) megah yang menghubungkan terminal dengan area parkir secara estetis.
Lebih dari sekadar peringkat umum, Bandara Soekarno-Hatta juga mencatatkan prestasi spesifik yang patut diapresiasi. Bandara ini berhasil masuk dalam jajaran 10 besar dunia untuk kategori World’s Best Immigration Service 2026 dan Best Airport Staff in Asia 2026.
Penilaian ini murni berdasarkan suara penumpang dari lebih dari 100 negara yang disurvei sejak Agustus 2025 hingga Februari 2026. Mereka mengevaluasi seluruh titik pengalaman perjalanan, mulai dari proses check-in, keramahan staf, hingga keamanan di gerbang keberangkatan.
Dengan arah transformasi yang sudah di jalur yang tepat, perusahaan mematok target ambisius untuk membawa Bandara Soekarno-Hatta menembus 10 besar dunia pada tahun 2029. Ambisi ini dibarengi dengan target meraih Airport Council International Customer Experience Accreditation Level 5.


