Buzztie, kamu pernah bayangin gak kalo seekor hewan ditangkap oleh pihak kepolisian dan harus menjalani prosedur penahanan seperti narapidana? Meskipun terdengar konyol, hal itu baru aja terjadi di Thailand.
Namanya polisi yang bertugas menjaga keamanan, harus siap sedia menghadapi berbagai permasalahan. Termasuk di dalamnya adalah serangan dari ‘mahluk’ non manusia alias binatang.
Hal itulah yang baru-baru ini dialami oleh seorang polisi di Thailand, yang dikenal secara online sebagai Da Parinda Pakeesuk. Lewat laman media sosial pribadinya, pada 9 Mei 2025 lalu, Da Parinda Pakeesuk membagikan sebuah cerita yang tak biasa.
Disebutkan kalau saat itu ia mendapat laporan dari warga yang menemukan seeekor kucing peliharaan yang sepertinya terpisah dari pemiliknya. Dengan penuh kehangatan, Da Parinda Pakeesuk pun membawa kucing bertipe American Shorthair itu ke kantornya.
Tapi, di balik parasnya yang lucu dan menggemaskan, kucing tersebut ternyata cukup galak karena mungkin berada di tempat asing. Disebutkan jika sejumlah petugas menjadi korban cakaran dan gigitan kucing tersebut.
Alih-alih kesal, momen itu justru dimanfaatkan oleh Da Parinda Pakeesuk untuk membuat sebuah lelucon. Ia kemudian mengambil sejumlah foto yang membuat kucing itu seolah-olah menjadi pelaku kejahatan yang ditangkap dan akan segera dipenjara.
Salah satu yang cukup lucu adalah ketika kucing tersebut diminta berfoto di sebuah tembok yang berlatar belakang pengukur tinggi badan alias mugshoot, layaknya seorang penjahat yang ditangkap oleh polisi.
“Kucing ini dikenakan tuduhan menyerang petugas polisi dan akan segera ditahan. Tolong dibantu untuk menyebarkan postingan ini agar pemiliknya bisa segera datang dan menebusnya,” tulis Da Parinda Pakeesuk di postingannya tersebut.
Setelah jam kerjanya selesai, belum ada pemilik yang datang untuk mengambil kucing tersebut. Da Parinda Pakeesuk pun membawa kucing itu ke rumahnya. Ia menyiapkan tempat nyaman lengkap dengan makanan, pasir kucing, dan sejumlah makanan.
“Dia hidup senang, sementara kami para polisi yang jadi korban sebenarnya,” canda Pakeesuk seperti dikutip dari South China Morning Post.
Selang sehari setelah membuat postingan jika Da Parinda Pakeesuk menemukan kucing peliharaan yang hilang, pemilik aslinya akhirnya menghubungi. Diketahui jika kucing itu memiliki nama Nub Tang, yang bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia punya arti ‘Mencari Uang’.
Lucunya, sebelum kembali diserahkan ke pemilik aslingnya, Da Parinda Pakeesuk meminta kucing Nub Tang untuk ‘menandatangani’ kontrak untuk berkelakuan baik, yang berbunyi, “Saya cuma lapar dan tak pernah punya niat untuk menggigit siapa pun.”
Nub Tang pun menandatangani kontrak surat berkelakuan baik itu menggunakan cap kedua kaki. Ia pun sempat berpose di depan surat tersebut.
Sekadar informasi, Da Parinda Pakeesuk sendiri memang sudah lama dikenal sebagai polisi pencinta binatang. Ia pun tercatat sudah melakukan penyelamatan terhadap 20 kucing liar dan enam anjing beberapa waktu terakhir.


