Pasti kalian familiar kan guys sama brand Miniso yang suka jual berbagai peralatan-peralatan lucu?
Miniso baru-baru ini menyampaikan permintaan maafnya nih guys karna mendesain dan memasarkan produknya dengan claim “toko dan produk asal Jepang”. They admit that their strategy was a big “mistake”.
Miniso emang identik dengan logo mereka yang menggunakan huruf katakana (Jepang). So, it made many consumers think that Miniso is made in Japan. Ya, make sense sih.
The critics started when Miniso’s Spanish branch posted photos of Disney Princess toys on Instagram wearing Chinese cheongsams. However, Miniso instead labeled the doll as a Japanese geisha.
This promotional error led to criticism and negative responses from netizens on social media which resulted in Miniso’s share price decreasing more than 37%. Akhirnya, Miniso minta maaf dan katanya akan mengubah logo dan desainnya agar nggak lagi bergaya dominan Jepang, dan berjanji mereka akan lebih giat menyampaikan nilai-nilai China.
Hayo siapa disini yang sering ke Miniso dan kira Miniso dari Jepang?


