By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Fotografer Abadikan Momen Skydiver “Jatuh” di Depan Matahari
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > Lifestyle > Fotografer Abadikan Momen Skydiver “Jatuh” di Depan Matahari

Fotografer Abadikan Momen Skydiver “Jatuh” di Depan Matahari

Published November 30, 2025
767 Views
Share
4 Min Read
Keterangan foto: ilustrasi
SHARE

Astrofotografi terus menghadirkan kejutan baru berkat inovasi para pembuatnya. Tetapi, kemarin menjadi momen bersejarah ketika standar visual itu terangkat beberapa tingkat sekaligus. 

Sebagaimana diberitakan IFL Science, Sabtu (15/11), kolaborasi astrofotografer Andrew McCarthy dengan penerjun payung Gabriel C. Brown menghasilkan potret yang menakjubkan dan belum pernah dibayangkan sebelumnya.

Karya berjudul “The Fall of Icarus” itu menampilkan siluet Brown yang sedang meluncur di depan citra Matahari dalam spektrum hidrogen alfa.

Panjang gelombang tersebut memperlihatkan lapisan hidrogen turbulen yang berada tepat di atas permukaan bintang kita. Siluet sang penerjun tampak tegas, membingkai jalur jatuhnya di antara bintik-bintik matahari yang merupakan area aktif dengan suhu lebih rendah dibanding sekitarnya.

Hasil akhirnya bukan sekadar indah, melainkan sebuah mahakarya teknis dan artistik.

McCarthy mengungkap kepada IFL Science bahwa ide ini muncul setelah keduanya bertemu dalam sesi terjun payung beberapa bulan lalu. Dari obrolan sarapan, mereka mulai merangkai gagasan gila menggabungkan aksi terjun paramotor dengan teknik astrofotografi berpresisi tinggi. 

Meski terdengar sederhana, eksekusinya jauh dari kata mudah. McCarthy, Brown, dan pilot paramotor harus menyelaraskan posisi secara presisi melalui komunikasi berulang agar komposisi gambar sesuai rencana. “Itu sangat rumit,” kata McCarthy.

Ia memasang beberapa kamera dan melakukan panggilan tiga arah dengan pilot dan Brown. 

Sang pilot memantau bayangannya ketika menanjak. Saat bayangannya diperkirakan sejajar dengan posisi pemotretan, ia mematikan mesin dan meluncur melewati Matahari, sementara McCarthy memberi instruksi langsung saat siluet mulai terlihat. Setelah enam kali percobaan, barulah mereka mendapatkan posisi sempurna tepat ketika siluet penerjun sejajar dengan bintik matahari. Brown lewat unggahan Instagram-nya juga menunjukkan serangkaian gangguan teknis pada lima percobaan awal. Tetapi kegigihan mereka terbayar lunas. Hasil akhirnya benar-benar memukau.

Dilansir dari Times of India, Sabtu (15/11), kekuatan ilusi ini terletak pada skalanya. Brown terjun dari pesawat kecil di ketinggian sekitar 3.500 kaki, sementara McCarthy berada kurang lebih 8.000 kaki dari lokasi penerjunan. Enam kali pesawat harus melintasi jalur yang tepat sebelum Brown melakukan lompatan aktual.

Dalam kesempatan satu-satunya itu sebelum parasut harus dipasang ulang. McCarthy melihat figur kecil itu memasuki bingkai kameranya, tepat saat matahari menyala di belakangnya. Video proses pengambilan gambar yang dibagikan di media sosial mempertontonkan reaksi keduanya. 

McCarthy dan Brown terkejut, lega, dan tak percaya kalau mereka berhasil menangkap momen sekilas tersebut. Dari sudut pandang kamera, Brown terlihat seolah melayang di depan permukaan matahari, menciptakan gambar yang terasa mustahil namun sepenuhnya nyata secara teknis.

Kemiripan visualnya dengan kisah Icarus tidak dapat diabaikan. Dalam legenda, Icarus terbang terlalu dekat ke matahari hingga sayapnya meleleh, menyebabkan ia terjatuh. Foto McCarthy menggema dengan nuansa itu, sebuah sosok manusia yang tampak sendirian di hadapan bola api raksasa.

Tapi foto tersebut dihasilkan melalui teknologi modern, bukan lewat sapuan kuas pelukis. Foto ini juga menunjukkan bagaimana astrofotografi dapat mendorong batas-batas imajinasi. 

Matahari ditangkap dengan filter khusus dan kecepatan tinggi, menampilkan tekstur yang seolah dapat disentuh, sementara siluet skydiver memberikan skala dan drama.

McCarthy, yang sebelumnya pernah merekam Stasiun Luar Angkasa Internasional melintas di atas flare matahari dan roket SpaceX menyeberangi cakram surya.

Ia menyebut foto “The Fall of Icarus” masuk lima terbaik sepanjang kariernya. Bagi McCarthy, momen singkat itu kini membeku dalam satu bingkai, menghadirkan refleksi manusia di tengah mekanisme semesta yang jauh lebih besar.

You Might Also Like

Bangga! Siomay jadi Hidangan Pangsit Terenak di Dunia

Tren Friendship Marriage, Tren Pernikahan Tanpa Harus Cinta di Jepang

Aplikasi PeduliLIndungi Error, Coba Mode Pesawat untuk Masuk dan Scan QR Code

Apple Bakal Rilis MacBook Pro Touch Screen Pada 2025 

Fitur Baru WhatsApp Bikin Pengguna Bisa Kirim Pesan Ke Nomor Sendiri

TAGGED:AstrofotografiSkydiverThe Fall of Icarus
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Survei Sun Life Ungkap Hampir Tiga Perempat Pemilik Usaha Keluarga di Asia Belum Menyiapkan Penerus Bisnis
Next Article Boneka Labubu Bakal Jadi Film
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

Uncategorized
Investasikan Rp7.7 Miliar: PT Tracon Industri Bangun Workshop dan Warehouse Tambahan di Subang
August 6, 2026
43 Views
Uncategorized
LIXIL Day of Architecture & Design (LDAD) 2026 Jadi Kesempatan Dialog Eksklusif Bersama Para Maestro Arsitektur Dunia
July 31, 2026
81 Views
Uncategorized
Jawab Kebutuhan Industri, Hexindo Perkenalkan “WIXIM Supported by LANDCROS” di Indonesia
July 27, 2026
66 Views
Uncategorized
“Showers That Stay with You” dari GROHE Menjawab Arti Kemewahan Modern
July 27, 2026
71 Views
Uncategorized
PT Delta Sukses Teknologi Perluas Distribusi DWAY, Perkuat Akses terhadap Produk Resmi
July 20, 2026
87 Views
PT Tracon taman 500 bibit mangrove
Uncategorized
PT Tracon Industri Tanam 500 Bibit Mangrove di Dusun Tangkolak
July 13, 2026
69 Views
Uncategorized
Tembus 18 juta Pengguna, Simplus Rayakan Hari Jadi ke-5 dengan Kampanye “Live Young with Simplus”
July 2, 2026
99 Views
TANDA PENGENAL BIRU
LifestyleNational
SUNNY KIDS LUNCURKAN TANDA PENGENAL BIRU (BANTUAN INKLUSIF DI RUANG UMUM), DORONG RUANG PUBLIK YANG LEBIIH INKLUSIF DAN PENUH EMPATI
June 5, 2026
243 Views
Internasional
LIXIL Kembali Gelar LADC 2026: Kompetisi Bergengsi Arsitektur Indonesia
May 23, 2026
129 Views
Lifestyle
Definisi Baru Kemewahan Kamar Mandi: LIXIL Hadirkan Showroom Manzio @313 di Surabaya
May 21, 2026
785 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.3k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.2k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.5k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.5k Views

Baca berita lainnya

Lifestyle

Sony akan Rilis PS5 Pro Pada 7 November Mendatang

September 22, 2024
Technology

Internet Indonesia Paling Lambat dan Termahal di ASEAN

October 19, 2025
Technology

Meta Perkenalkan Gelang Pintar yang Bisa Kendalikan Mouse dan Keyboard

August 21, 2025
LifestyleTechnology

Waspada! Ada Virus Trojan di iPhone yang Bisa Curi Face ID dan Rekening Bank

March 7, 2024

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up