Kalian hobi melamun? mungkin kalian bisa ikutan lomba melamun yang viral di media sosial Twitter ini, Buzztie.
“Siapa yang mau ikut lomba melamun?” cuit pengunggah di Twitter, Selasa (21/2).
Di dalam tweet itu, durasi lomba melamun berlangsung selama 1 jam. Pelaksanaan lomba ini jadi hal unik untuk masyarakat Indonesia. Terlihat antusiasme netizen yang berkomentar pada unggahan tersebut.
“Gueee wkwkwk. Suka dibilang, “Si paling ngelamun”. Kalo gue udah diem, bengong, orang2 yg udah kenal gue nggak akan anggep gue lagi sedih atau gimana2 soalnya mereka tau gue lagi ngelamun. Biasanya yg baru2 kenal sm gue suka nanya2in, “Nel, kamu kenapa??” Padahal cuma bengong,” tulis seorang netizen.
“Mau ikutan gw mumpung banyak pikiran,” kata netizen lainnya ikut menimpali.
Sampai Rabu (22/2) tweet tersebut sudah dikomentari 1.112 akun dan dibagikan kepada 1.177 netozen dan disukai sebanyak 3.139 pengguna Twitter. Lalu apa itu lomba melamun?
Jinju Academy selaku penyelenggara mengatakan kalau kegiatan lomba melamun diselenggarakan sebagai salah satu cara untuk mempromosikan tempat kursusnya. Perlu diketahui, Jinju Academy adalah tempat kursus Bahasa Korea di Solo, Jawa Tengah. Pemilik lembaga kursus ini adalah orang Korea asli. Menurut mereka, lomba melamun adalah kegiatan baru di Indonesia, bahkan lomba ini jadi lomba melamun pertama di Indonesia.
“(Sebelumnya) belum ada,” katanya.
Meski belum pernah dilakukan di Indonesia, lomba ini sempat jadi tren di Korea Selatan.
“Kompetisi ini pernah dilakukan di Korea setiap tahunnya untuk melepas penat dan tuntutan kerja yang tinggi setiap hari,” kata admin Jinju Academy.
Berangkat dari hal tersebut, akhirnya mereka berinisiatif untuk mengadakan kompetisi melamun. Lomba melamun sendiri terbuka untuk 40 peserta yang sudah mendaftar untuk tanggal 5 Maret 2023. Peserta lomba melamun minimal berusia 6 tahun. Khusus bagi peserta yang berusia 6-17 tahun, wajib didampingi oleh orang tua. Lomba ini akan berlangsung selama 1 jam. Dalam pelaksanaannya, peserta tidak boleh mengganti posisi secara berlebihan.
Mereka juga nggak boleh minum tanpa izin dari panitia. Peserta dilarang makan, bercengkrama, bermain ponsel dan tidur. Penilaian lomba melamun akan dilakukan dengan melihat beberapa kriteria mulai dari durasi melamun sampai pose.
“(Pemenang ditentukan oleh) lama durasi melamun, denyut jantung yang stabil dan akan diukur dengan alat setiap 15 menit, dan pose terunik,” tandas admin Jinju Academy.
Lomba melamun diciptakan oleh seniman Korea Selatan, Woopsyang pada 2014 lalu. Kegiatan itu ditujukan sebagai penolakan masyarakat Korea Selatan terhadap hidup yang serba cepat dan penuh tekanan.
Woopsyang mengatakan bahwa lomba melamun dibutuhkan terutama ketika dunia sedang dilanda pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 yang datang tiba-tiba dalam waktu yang cukup panjang berdampak pada kesehatan mental di mana banyak orang yang tinggal di rumah dilanda kecemasan dan juga stres.
Kalian mau ikutan gak nih, Buzztie?


