By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: LIXIL Membuka Perspektif Baru Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik dan Berkelanjutan
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > LIXIL Membuka Perspektif Baru Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik dan Berkelanjutan

LIXIL Membuka Perspektif Baru Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik dan Berkelanjutan

Published April 29, 2026
698 Views
Share
10 Min Read
Keterangan foto 1: Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle” yang dihadirkan LIXIL dalam ajang ARCH:ID 2026 tampil sebagai manifestasi yang membuktikan perspektif dan standar baru bahwa kualitas ruang hidup yang lebih baik tidak dapat dibangun secara terpisah, melainkan membutuhkan integrasi antara desain, riset, inovasi, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap isu keberlanjutan.
SHARE

perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, terus memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi arsitek, developer, interior designer, serta para profesional di ekosistem industri. Melalui berbagai inisiatif kolaboratif, LIXIL secara konsisten membuka ruang pertukaran wawasan serta memfasilitasi sinergi lintas disiplin agar para pelaku industri dapat saling mendukung dan berkembang.

Dengan mengambil peran aktif sebagai penggerak, LIXIL membukakan perspektif baru bahwa kualitas ruang hidup tidak lagi dapat dibangun secara terpisah, melainkan membutuhkan integrasi antara desain, riset, inovasi, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap isu keberlanjutan.

“Kolaborasi adalah kunci dan standar baru untuk membentuk kualitas ruang hidup yang lebih baik. Lanskap arsitektur masa kini harus mampu memberikan kontribusi yang lebih luas, mulai dari kelestarian lingkungan, kesejahteraan masyarakat, hingga kemajuan pembangunan nasional. Melalui sinergi kita dapat menghadirkan solusi yang lebih adaptif. Inilah komitmen yang terus LIXIL dorong bersama ekosistem industri dalam visi dan misi making better homes a reality for everyone, everywhere,” ujar Arfindi Batubara, Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia.

“OASE” dari LIXIL  jadi Bukti Kolaborasi Lintas Disiplin adalah Kunci dan Standar Baru

Paviliun “OASE: Architecture in the Water Cycle” yang dihadirkan LIXIL dalam ajang ARCH:ID 2026 tampil sebagai manifestasi nyata ketika arsitektur, data lingkungan dan sosial, narasi visual, hingga desain lanskap bersatu dan saling terhubung.

Kolaborasi strategis bersama Mamostudio, Labtek Apung, Sciencewerk, dan Larchstudio sejak tahap inisiasi sukses mentransformasi paviliun OASE menjadi ruang eksplorasi yang mendalam. Pertemuan berbagai disiplin ilmu berhasil menerjemahkan relasi antara air, sanitasi, dan sejarah perkotaan ke dalam sebuah pengalaman ruang yang nyata serta edukatif bagi publik.

Adi Purnomo, Founder Mamostudio, menjelaskan bahwa paviliun ini lahir dari intensi yang sederhana namun kuat, yaitu merespons isu air dan ruang hidup melalui pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif. Ia menyebut kolaborasi ini bermula dari pertemuan awal dengan LIXIL, di mana visi berbagai pihak langsung terasa sejalan. OASE menjadi katalisator yang membawa diskusi mengenai air dan arsitektur ke ranah yang lebih luas.

“Saya memiliki perhatian panjang pada persoalan air dan kaitannya dengan arsitektur. Saat pertama kali mempresentasikan ide di hadapan LIXIL, saya pikir mungkin tidak akan berlanjut, namun ternyata langsung disetujui. Kami mencoba mendedikasikan paviliun ini sebagai titik yang semacam oase, memberi ruang hijau ke ruang publik yang lebih besar. Itu kenapa kita bikin namanya jadi OASE, yang kebetulan kata oase berkaitan juga dengan air,” ungkap Adi.

Lebih lanjut, Adi mengapresiasi komitmen kuat LIXIL yang tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga menyediakan wadah pertukaran gagasan dan pengetahuan di ekosistem industri. Menurutnya, keterlibatan para peneliti serta riset yang menjadi fondasi paviliun ini membuktikan bahwa desain arsitektur dapat berkembang melalui dialog dan kontribusi lintas disiplin, serta menjadi representasi perhatian kolektif terhadap isu-isu krusial di kawasan perkotaan.

“Saya berterima kasih karena LIXIL sangat terbuka terhadap ide. Mereka tidak memakai kesempatan ini hanya untuk memindahkan showroom ke sini, tetapi lebih kepada bagaimana kita bisa saling sharing. LIXIL memfasilitasi ruang dan menawarkan konsep untuk dipikirkan bersama. Core dari paviliun ini sebenarnya adalah penelitian. Ruang ini hanya sebuah representasi dari perhatian kita terhadap satu isu tertentu yang sedang dihadapi di kota kita,” tambah Adi.

Novita Anggraini, Researcher Labtek Apung, memaparkan bahwa riset yang diintegrasikan dalam paviliun ini juga dikembangkan secara lintas disiplin dengan melibatkan berbagai keahlian, mulai dari ilmu kimia, ilmu lingkungan, sejarah, arkeologi, hingga teknik lingkungan dan perencanaan kota. Melalui dukungan LIXIL, riset mengenai sejarah sanitasi dan perkembangan peradaban kota, yang sebelumnya memiliki akses terbatas, kini dapat direfleksikan kepada publik secara lebih luas.

Novita menjelaskan bahwa pada masa pendudukan VOC, Batavia juga sempat menghadapi krisis serius berupa banjir dan wabah penyakit akibat ketergantungan masyarakat pada sungai dan kanal yang menjadi pusat aktivitas domestik hingga bisnis. Kondisi tersebut begitu krusial hingga mendorong para insinyur Eropa untuk merancang ulang tata kota, berpindah dari Old Batavia menuju New Batavia yang kini menjadi pusat kota Jakarta.

“Dari situ kita bisa melihat bahwa persoalan sanitasi dapat mempengaruhi tatanan sosial masyarakat. Sejarah ketergantungan terhadap air dan sanitasi sudah terlihat sejak dulu dalam perjalanan sebuah kota. Riset ini telah dimulai sejak 2015 dan sebelumnya telah dipresentasikan dalam konferensi internasional di Singapura dan Jerman, namun akses publik di Indonesia masih sangat terbatas. Ketika bertemu dengan LIXIL, ini seperti oase. Sebuah riset bertemu dengan ekosistemnya. Semoga paviliun ini menjadi ruang bagi pengunjung untuk merefleksikan perjalanan kita sebagai sebuah peradaban yang terus merespons perkembangan zaman,” ujarnya. Kesehatan dan sanitasi global merupakan salah satu dari tiga pilar strategis LIXIL dalam menjawab isu-isu mendesak dunia. Di tengah masih adanya 3,4 miliar orang di dunia yang belum memiliki akses sanitasi layak, LIXIL telah berhasil mencapai target 2026 dengan meningkatkan akses sanitasi bagi 103 juta orang. Capaian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan secara global. LIXIL berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan dan dampak inisiatifnya, mengingat setiap USD1 investasi dalam sanitasi dapat menghasilkan dampak ekonomi hingga USD5.

Guna memperdalam pemahaman publik, OASE dari LIXIL turut mengintegrasikan elemen lanskap qdan pendekatan visual yang saling melengkapi dalam memperkuat narasi paviliun. Elemen utama, seperti air dan tanaman dirancang dapat dialihfungsikan kembali (repurposed) sebagai bagian dari komponen pendukung lanskap untuk proyek lain kedepan. Konsep storytelling visual digunakan sebagai medium komunikasi, sehingga kompleksitas data dan isu dapat diterjemahkan menjadi pengalaman yang lebih intuitif.

Selain itu, LIXIL juga menghadirkan dua wadah dialog selama ARCH:ID 2026 berlangsung. Sesi open house “Step into the Oasis” membedah pendekatan desain dan penerjemahan data menjadi pengalaman ruang. Alun-alun Talks “From Data to Design: Rethinking Architecture Through Environmental Intelligence” membahas penggunaan data lingkungan sebagai dasar perancangan arsitektur yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Keberhasilan LIXIL menghadirkan konsep yang kuat, ruang pamer yang inspiratif, serta pengalaman kreatif dan edukatif yang menyeluruh sukses menjadikan Paviliun OASE sebagai salah satu sorotan utama di ARCH:ID 2026, sekaligus memperoleh pengakuan dalam Best Booth Award ARCH:ID 2026.

Melalui paviliun OASE, LIXIL membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dapat menghasilkan perspektif baru yang lebih menginspirasi, adaptif dan relevan terhadap tantangan ruang hidup saat ini. Kolaborasi di antara pelaku industri memungkinkan kemampuan pertukaran perspektif, pengujian ide, dan penerapan solusi dalam konteks nyata.

Fasilitasi Masa Depan Ekosistem Arsitek Indonesia : LADC dan LDAD sebagai Platform

LIXIL juga terus berperan aktif sebagai katalisator perubahan melalui rangkaian inisiatif perusahaan, antara lain LADC (LIXIL Architectural Design Competition) dan LDAD (LIXIL Day of Architecture & Design).

“Kedua platform merupakan program inisiasi kami sejak tahun 2019 yang dirancang untuk memperluas ruang dialog, akses eksplorasi ide, serta membangun standar baru dalam cara arsitek berpikir, mendesain, dan membentuk ruang hidup yang lebih baik,” jelas Arfindi.

Mengusung topik “ARCHIPELAGO DIALOGUES, Architecture as a Space of Co-Creation” yang terinspirasi dari keberagaman di seluruh kepulauan Indonesia, sebuah rangkaian identitas yang berbeda namun saling terhubung, LADC 2026 akan membuka peluang bagi para profesional tanah air untuk mengeksplorasi arsitektur sebagai sebuah proses berkelanjutan yang dibentuk oleh keberagaman suara, budaya, dan gagasan.

Kesempatan berpartisipasi dalam LADC 2026 akan dibuka mulai 18 Mei hingga 05 Juli 2026. Kompetisi ini menghadirkan jajaran juri prestisius, antara lain Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio), Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects), dan Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta). Proses penjurian akan melalui dua tahap penilaian intensif untuk menentukan Top 5 finalist sebelum akhirnya memilih pemenang utama. Puncak kompetisi dan pengumuman pemenang nantinya akan diselenggarakan secara resmi dalam sesi awarding yang menjadi bagian dari rangkaian agenda LDAD 2026.

LDAD 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada 12 Agustus 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.Forum dialog ini siap menjadi titik temu strategis bagi arsitek, interior designer, design professionals, hingga mahasiswa. Terbuka untuk umum tanpa biaya, LDAD 2026 akan menghadirkan narasumber kelas dunia, termasuk Patrik Schumacher (Principal, Zaha Hadid Architects), Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta),serta tokoh arsitektur nasional Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio),dan Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects).

LADC dan LDAD tidak hanya menjadi ajang kompetisi atau forum diskusi, tetapi ruang berkelanjutan yang akan turut membentuk cara berpikir dan praktik desain yang lebih adaptif terhadap masa depan. 

“Sejalan dengan visi LIXIL, LADC dan LDAD tahun ini kembali hadir sebagai wadah bertemunya berbagai perspektif untuk membentuk diskursus arsitektur yang lebih kaya. Melalui dialog dan pertukaran ide, arsitektur akan bertransformasi menjadi sebuah percakapan yang hidup, yang terus berevolusi dan relevan dengan tantangan zaman. Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk terus bergerak bersama ekosistem dalam membentuk kualitas ruang hidup yang lebih baik,” tutup Arfindi. Untuk Informasi serta update terbaru dari LIXIL, kunjungi situs resminya di www.LIXIL.com

You Might Also Like

RUU Perlindungan Data Pribadi Bakal Disahkan DPR Hari Ini

Telkomsel Matikan Sinyal 3G

Tim Politeknik Negeri Lhokseumawe Bikin Gelang Deteksi Bencana

UMP DKI Jakarta Naik 5,6 Persen Jadi Rp4,9 Juta

Free BBM Buat si Agus di Bulan Agustus

TAGGED:Desain Ruang HidupInterior DesignLixilOASE
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

National
LIXIL Membuka Perspektif Baru Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik dan Berkelanjutan
April 29, 2026
698 Views
Internasional
Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
April 25, 2026
706 Views
National
23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan, PT Tracon Industri Memperkuat Implementasi HSE Berstandar Internasional
April 23, 2026
721 Views
Lifestyle
LIXIL Pimpin dan Fasilitasi Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Kualitas Ruang Hidup yang Lebih Baik
April 15, 2026
748 Views
Lifestyle
Green River College, Mengenal Jalur College dan Akses Transfer ke Universitas Top AS
April 6, 2026
757 Views
Uncategorized
Indonesia Sambut Baik Palestina Bentuk Kantor Penghubung untuk Board of Peace
March 30, 2026
725 Views
National
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret
March 30, 2026
755 Views
Lifestyle
Malaysia Tetapkan Durian Musang King sebagai Indikasi Geografis, Negara Lain Tidak Boleh Pakai Nama Ini
March 30, 2026
756 Views
Internasional
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Sekitar 5%
March 30, 2026
733 Views
National
XXI Dapat Pendapatan Rp 5,9 Triliun Pada 2025, Ditopang Film Jumbo
March 30, 2026
724 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.1k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.4k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

National

Ekosistem Ekosistem Digital “ELVIS” Antar PT Tracon Industri Raih Penghargaan Indonesia Best Digital Innovation Award 2025

January 29, 2026
National

Kapolda Lampung Copot Kapolsek Buntut Kasus Polisi Tembak Polisi

September 6, 2022
National

Pejabat BUMN Eselon I dan II Dapat Jatah Mobil Listrik

January 10, 2024
National

Gubernur Jawa Barat akan Mengirimkan Anak Bermasalah Ke Sekolah Militer

May 3, 2025

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up