By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
NowbuzzNowbuzzNowbuzz
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Reading: Harga Minyak Mentah Dunia Naik Sekitar 5%
Share
Font ResizerAa
NowbuzzNowbuzz
Font ResizerAa
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
Cari
  • National
  • Lifestyle
  • Entertainment
© 2022 Nowbuzz. All Rights Reserved.
Nowbuzz > National > Internasional > Harga Minyak Mentah Dunia Naik Sekitar 5%

Harga Minyak Mentah Dunia Naik Sekitar 5%

Published March 30, 2026
735 Views
Share
4 Min Read
Keterangan foto: ilustrasi
SHARE

Harga minyak dunia melonjak hampir 5 persen dan menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025, Selasa (3/3). Kenaikan tersebut seiring meningkatnya konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk menyerang Iran hingga mengganggu pengiriman energi dari Timur Tengah.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup naik US$3,66 atau 4,7 persen ke US$81,40 per barel, level penutupan tertinggi sejak Januari 2025. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) AS menguat US$3,33 atau 4,7 persen menjadi US$74,56 per barel, tertinggi sejak Juni tahun lalu.

Sejak konflik pecah pada Sabtu (28/2), harga Brent tercatat telah melonjak sekitar 12 persen.

Pasukan Israel dan AS dilaporkan menggempur sejumlah target di Iran pada Selasa, yang dibalas Teheran dengan serangan terhadap infrastruktur energi regional serta kapal tanker di Selat Hormuz. Jalur tersebut dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.

Sejumlah kapal tanker dan kapal kontainer dilaporkan menghindari Selat Hormuz setelah perusahaan asuransi membatalkan perlindungan untuk kapal yang melintas. Tarif pengiriman minyak dan gas global pun melonjak tajam.

Analis Standard Chartered dalam catatan risetnya menyebut respons Iran kali ini lebih luas dibandingkan langkah-langkah sebelumnya yang cenderung bersifat simbolis.

“Balasan Iran kali ini lebih luas dibandingkan tindakan-tindakan sebelumnya yang sebagian besar bersifat simbolis, dan pendekatan tersebut telah memunculkan sejumlah titik panas di kawasan yang menimbulkan risiko nyata terhadap pasokan,” tulis analis tersebut.

Konflik juga berdampak pada produksi. Irak, produsen minyak terbesar kedua di dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) setelah Arab Saudi, memangkas produksi hampir 1,5 juta barel per hari.

Pemangkasan ini berpotensi meningkat dalam beberapa hari ke depan karena keterbatasan kapasitas penyimpanan akibat terganggunya ekspor.

Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan udara AS dan Israel diperkirakan berlangsung empat hingga lima pekan, namun bisa saja lebih lama. Ia juga menyebut pemerintah AS tengah mempertimbangkan dukungan asuransi bagi kapal tanker minyak.

Harga sempat memangkas kenaikan setelah Trump menyatakan sebagian besar target angkatan laut dan udara Iran telah dilumpuhkan.

“Trump mengatakan Iran tidak akan mampu melanjutkan pertempuran ini lebih lama, sehingga pasar menilai kemungkinan ada penyelesaian yang lebih cepat dibandingkan kekhawatiran sebelumnya,” ujar Phil Flynn, analis senior Price Futures Group.

Di tengah gejolak tersebut, sejumlah negara mulai mencari pasokan alternatif. India dan Indonesia menyatakan tengah menjajaki sumber energi lain. Di China, beberapa kilang mempercepat jadwal perawatan atau menghentikan operasi lebih awal.

Sejak serangan dimulai, Qatar menghentikan produksi LNG, Israel menutup sebagian ladang gas, dan Arab Saudi menghentikan operasional kilang terbesarnya. Perusahaan minyak Arab Saudi, Aramco, dilaporkan berupaya mengalihkan sebagian ekspor minyak mentah melalui Laut Merah untuk menghindari Selat Hormuz.

Di pasar produk olahan, kontrak berjangka solar AS melonjak sekitar 10 persen ke level tertinggi sejak Oktober 2023. Harga bensin berjangka AS naik hampir 4 persen menjadi US$2,46 per galon, tertinggi sejak Juli 2024. Margin kilang atau crack spread juga melonjak ke level tertinggi sejak 2023.

Sementara itu, persediaan minyak mentah dan distilat AS dilaporkan meningkat pekan lalu, sedangkan stok bensin turun, mengutip data American Petroleum Institute.

Selanjutnya, laporan resmi persediaan minyak AS dari Energy Information Administration dijadwalkan dirilis Rabu waktu setempat.

You Might Also Like

Norwegia jadi Negara Pertama yang Melarang Deforestasi

Zohran Mamdani Resmi Memimpin New York dan jadi Wali Kota Muslim Pertama

Elon Musk jadi Orang Terkaya di Dunia dengan Kekayaan Hingga 8 ribu Triliun

Negara Albania akan Gantikan Pejabat yang Korupsi dengan AI

Denmark Hapus Pajak Buku Demi Meningkatkan Minat Baca Warganya

TAGGED:Harga minyakMinyak mentah
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article XXI Dapat Pendapatan Rp 5,9 Triliun Pada 2025, Ditopang Film Jumbo
Next Article Malaysia Tetapkan Durian Musang King sebagai Indikasi Geografis, Negara Lain Tidak Boleh Pakai Nama Ini
Leave a review Leave a review

Leave a Review Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please select a rating!

Berita Terbaru

National
LIXIL Membuka Perspektif Baru Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik dan Berkelanjutan
April 29, 2026
708 Views
Internasional
Green River College Hadirkan Hunian Modern dan Sistem Keamanan Terpadu
April 25, 2026
707 Views
National
23 Juta Jam Kerja Aman Tanpa Kecelakaan, PT Tracon Industri Memperkuat Implementasi HSE Berstandar Internasional
April 23, 2026
724 Views
Lifestyle
LIXIL Pimpin dan Fasilitasi Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Kualitas Ruang Hidup yang Lebih Baik
April 15, 2026
750 Views
Lifestyle
Green River College, Mengenal Jalur College dan Akses Transfer ke Universitas Top AS
April 6, 2026
760 Views
Uncategorized
Indonesia Sambut Baik Palestina Bentuk Kantor Penghubung untuk Board of Peace
March 30, 2026
725 Views
National
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret
March 30, 2026
755 Views
Lifestyle
Malaysia Tetapkan Durian Musang King sebagai Indikasi Geografis, Negara Lain Tidak Boleh Pakai Nama Ini
March 30, 2026
757 Views
Internasional
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Sekitar 5%
March 30, 2026
735 Views
National
XXI Dapat Pendapatan Rp 5,9 Triliun Pada 2025, Ditopang Film Jumbo
March 30, 2026
725 Views
Show More

Berita Populer

Entertainment
Ariel Noah & Enda Gitaris Ungu Ramaikan Konser di Sarinah
August 31, 2022
2.2k Views
Lifestyle
Apple luncurkan Iphone 14 7 September 2022
August 30, 2022
1.5k Views
National
Viral Grup Facebook Berisi Foto Wanita Penerima Paket dari Kurir
December 14, 2023
2.1k Views
National
Ditolak SPBU, karena beli bensin pakai rupiah baru
August 30, 2022
1.4k Views
Entertainment
5 Film Trilogi Indonesia di Disney+ Hotstar, Drama hingga Horor
August 23, 2022
1.3k Views

Baca berita lainnya

InternasionalTechnology

China Bakal Saingi NVIDIA: Bangun Sekolah Semikonduktor, Minta Ahli Chip Pulang

February 28, 2025
InternasionalUncategorized

2 Astronot NASA Kembali ke Bumi Setelah 9 Bulan Terdampar di Angkasa

March 20, 2025
Internasional

Kardinal Robert Francis Prevost Terpilih Menjadi Paus Ke-267

May 17, 2025
Internasional

Perusahaan China Terapkan ‘Deadline’ Karyawan Wajib Nikah Sebelum September

March 3, 2025

© 2022 Nowbuzz.co.id. All Rights Reserved

nowbuzz_logo
Selamat Datang Kembali!

Masuk ke akun anda

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up