Di media sosial, sedang berhembus kencang kabar massive layoffs yang dilakukan beberapa media nasional.
Disebut-sebut, hal ini terjadi karena efek samping program efisiensi pemerintah, yang menyebabkan berkurangnya belanja iklan yang biasa menjadi salah satu sumber utama pemasukan perusahaan-perusahaan media.
Sebagai contoh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyana mengatakan anggaran belanja rutin iklan Provinsi Jawa Barat untuk kerja sama dengan media bisa mencapai Rp50 miliar, tetapi sekarang hanya Rp3 miliar.
Lalu viral di media sosial presenter KompasTV yang menangis saat menutup siaran terakhir program mereka.
Dirangkum dari beberapa sumber, beberapa perusahaan media saat ini melakukan PHK massal, termasuk:
KompasTV : 150 Karyawan
TVOne: 75 Karyawan
CNN Indonesia : 200 Karyawan
Emtek : 100 Karyawan
Republika: 60 Karyawan termasuk 29 Wartawan
ANTV: 57 Karyawan di Divisi Produksi
RTV: mengurangi 40 Orang per divisi
TVRI : memberhentikan kontributor dan tenaga lepas di seluruh Indonesia


