Di Indonesia sering terdengar kokokan ayam pada pagi hari yang sering jadi alarm untuk kita bangun pagi, Buzztie. Tapi, ada kejadian yang cukup unik di Bali karena turis mengajukan protes karena kokokan ayam tersebut ke Trantib. Wah, kenapa ya?
Baru-baru ini Satuan ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kuta Selatan mendapatkan keluhan melalui petisi dari 10 tamu warga negara asing (WNA) yang tinggal di homestay Anumaya Bay View, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung Bali. petisi itu muncul karena suara kokokan ayam yang dianggap mengganggu ketenangan mereka.
Awal mula peristiwa tersebut bermula dari seorang bula Rusia keberatan ayam berkokok di tempat dia menginap, yaitu di Anumaya. Kokokan ayam tersebut dinilai berisik. Petisi itu disampaikan pada Kamis, (2/3).
“Jadi ayamnya itu berkokok setiap hari dan dia keberatan berkokoknya itu di kala subuh (oukul 4-5 pagi), siang juga berkokok,” kata Alit Juwita selaku Kepala Seksi Trantib Kecamatan Kuta Selatan.
Bule Rusia datang bersama salah satu warga lokal bernama Agus yang merupakan orang kepercayaan Homestay Anumaya. berisi penolakan keras adanya ayam yang berkokok setiap hari di depan homestay tersebut.
“Kalau komplain menurut pengakuan tamunya setiap hari. Tamu itu sudah ada sebulan menginap di homestay itu,” imbuhnya.
Alit mengaku kejadian ini cukup lucu karena menurutnya pelaporan tersebut baru kali ini terjadi di wilayahnya. Anumaya Bay View sendiri, kata dia, merupakan homestay yang sudah lama berdiri di kawasan Jimbaran.
Let us know your thoughts, Buzztie!


