Maraknya penyakit gangguan ginjal akut yang menyerang anak-anak Indonesia, diduga oleh Kementrian Kesehatan RI, pemicunya adalah konsumsi obat yang mengandung etilen glikol.
According to juru bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril, dugaan ini merupakan hasil diskusi sama tim dari Gambia karena punya kasus yang sama.
Dari pak Syahril juga, selain dengan WHO, sekarang kemenkes juga membuat tim yang beranggotakan Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) dan RSCM), guna melakukan penyelidikan kasus gangguan ginjal akut ini.
Reportedly from IDAI, ternyata di Indonesia sudah ada 131 kasus dari 14 Provinsi sepanjang tahun 2022.
Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI, dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) blang, sampai sekarang IDAI terus melakukan investigasi termasuk mencari tahu hubungannya dengan mengkonsumsi obat tertentu.
At last, masyarakat diminta untuk tidak resah dengan kasus ini, dan jika memerlukan informasi lebih lanjut, masyarakat diharapkan menghubungi apoteker, dokter atau tenaga kesehatan lainnya.


