Dunia bulu tangkis Indonesia kehilangan salah satu legenda terbaiknya setelah Hendra Setiawan mengumumkan pensiun dari dunia bulu tangkis profesional. Keputusan itu diumumkan setelah Hendra Setiawan menghabiskan lebih dari dua dekade mengukir prestasi gemilang di dunia olahraga ini.
Hendra, yang dikenal dengan julukan “The Daddies” bersama rekan satu timnya Muhammad Ahsan, menjadi salah satu pasangan ganda putra paling sukses dalam sejarah bulu tangkis. Kariernya penuh dengan prestasi internasional yang luar biasa, termasuk meraih gelar juara dunia, medali perak Olimpiade, dan banyak kemenangan di turnamen bergengsi seperti All England, Indonesia Open, dan Malaysia Open, Buzztie.
Di awal kariernya di dunia bulu tangkis, Hendra dipasangkan dengan Markis Kido dan terus menunjukkan konsistensinya di lapangan. Hendra Kido hingga sempat menduduki ranking satu dunia pada tahun 2007. Gelar juara yang pernah diraih Hendra Kido adalah medali emas Olimpiade Beijing 2008. Lalu bersama Muhammad Ahsan pada tahun 2012, mereka menjadi salah satu pasangan ganda putra paling disegani, dikenal dengan permainan strategis dan chemistry yang luar biasa di lapangan. Keberhasilan mereka mencatatkan sejarah bagi Indonesia dan bulu tangkis dunia.
Dalam pengumumannya, Hendra mengungkapkan kalau keputusannya untuk pensiun bukanlah hal yang mudah, Tapi ia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanan kariernya. “35 tahun sudah saya berada di dalam dunia badminton. Saya rasa saat ini adalah saat yang tepat untuk memutuskan bahwa saya akan mengakhiri karier saya sebagai atlet Badminton. Indonesia Master 2025 akan menjadi turnamen terakhir saya. Terimakasih kepada Tuhan karena saya diberi kesempatan bisa bermain sampai sejauh ini dan semua impian saya di dunia Badminton sudah tercapai,” kata Hendra.
“Terimakasih untuk semua partner saya, khususnya alm. Kido, dan juga Ahsan yang sudah berjuang bersama. Terimakasih untuk PBSI, klub saya JayaRaya, semua sponsor khususnya Victor dan Waroeng Steak&Shake, semua pelatih dan teman- teman ganda putra. Terimakasih banyak untuk semua fans yang selalu mendukung saya dari dulu sampai sekarang. Dan terimakasih buat keluarga besar saya, terutama istri saya yang selalu men-support saya dalam keadaan apapun. Sampai ketemu di Indonesia Master 2025,” tulis Hendra Kurniawan.
Sepanjang kariernya, Hendra Setiawan sudah meraih berbagai prestasi luar biasa, di antaranya dua kali juara dunia (2013, 2015), perak Olimpiade 2016, serta mendominasi turnamen-turnamen besar lainnya. Keputusannya untuk pensiun ini mengejutkan banyak penggemar, tetapi juga dihormati sebagai keputusan yang penuh pertimbangan.
Di luar prestasi individu, Hendra dikenal sebagai sosok yang menginspirasi bagi generasi muda pemain bulu tangkis Indonesia. Ia menjadi teladan dalam hal kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Dengan pensiunnya Hendra, dunia bulu tangkis Indonesia kehilangan salah satu atlet terbaiknya. Tapi, warisan yang ditinggalkan Hendra akan terus menginspirasi dan dikenang dalam sejarah olahraga bulu tangkis.


