Sutradara peraih Oscar, Danny Boyle, telah mengonfirmasi bahwa film terbarunya, ‘28 Years Later’, direkam sepenuhnya menggunakan smartphone iPhone 15 Pro Max. Proses perekaman ini membuat film ‘28 Years Later’ menjadi karya layar lebar pertama yang direkam dengan menggunakan smartphone iPhone 15 Pro Max.
Dikutip dari laman, lifestyleabc.com, Keputusan menggunakan smartphone iPhone 15 Pro Max untuk merekam adegan film ‘28 Years Later’ ini bukan tanpa alasan. Danny Boyle dan timnya memanfaatkan kemampuan kamera canggih dari iPhone 15 Pro Max, yang mampu merekam video ProRes 4K pada 60fps dan mendukung profil warna datar untuk memudahkan proses koreksi warna saat editing.
Dengan teknologi ini, Danny Boyle dan tim produksi bisa menghasilkan kualitas gambar film ‘28 Years Later’ yang setara dengan kamera profesional. Proses produksi film ‘28 Years Later’ ini dilakukan dengan sangat rahasia. Para kru dan aktor diharuskan menandatangani perjanjian kerahasiaan (NDA) untuk menjaga informasi ini tetap tersembunyi.
Namun, beberapa foto paparazzi yang bocor pada bulan Juli menunjukkan penggunaan lensa sinema yang terpasang pada casing pelindung yang dirancang untuk iPhone. Penggunaan iPhone dalam produksi film bukanlah hal baru bagi Boyle.
Pada tahun 2002, ia menggunakan camcorder Canon XL-1 untuk merekam ‘28 Days Later’ karena keterbatasan waktu dan teknologi saat itu. Tetapi, dengan kemampuan smartphone iPhone 15 Pro Max yang jauh lebih maju, Boyle dapat mengatasi masalah resolusi rendah yang dihadapi pada produksi sebelumnya.
Spesifikasi smartphone iPhone 15 Pro Max Ini memberikan fleksibilitas lebih dalam pengambilan gambar dan memperluas pilihan sudut pengambilan gambar bagi sutradara. Film ini diharapkan akan dirilis pada musim panas 2025 dan telah menarik perhatian besar dari penggemar film horor dan teknologi. ‘28 Years Later’ merupakan sekuel dari film horor terkenal, film ‘28 Days Later’ dan ‘28 Weeks Later’, yang keduanya mendapatkan pujian kritis dan komersial.
Dengan langkah inovatif ini, Danny Boyle menunjukkan bahwa teknologi smartphone telah mencapai titik di mana ia dapat digunakan untuk produksi film besar. Ini membuka peluang baru bagi pembuat film independen dan profesional untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam pembuatan film.


